Nina berbalik memandangku dalam, “ubah?? Kamu yakin dia
bakal kembali padaku?”
Aku tersenyum kecil, “jangankan ‘dia’ , seluruh cowok
satu sekolahan juga bakal tak mampu berhenti menatapmu!! Aku janji!!!”
Nina membalas senyumanku. Tanda dia setuju. Asik!!!!!
* * *
“kenapa hape-nya gak nyambung kemarin??”
tanya Bian penuh selidik padaku yang tengah sibuk membaca majalah di kelas yang
hanya ada kami berdua.
“Lowbat,” jawabku tanpa beralih dari
lembaran-lembaran majalah
“lowbat? Bukannya kemarin baterainya
masih full??” Bian makin curiga
“abis maen game,” kataku masih cuek
“game?? Kapan kamu suka maen game?? Aku
kira kamu gak suka maen game, apa kamu...” ucapan Bian terpotong olehku

